Organik

Mosaik Sayur - Rendy Hendrawan

Kurang lebih seperlima lahan Kampung Keputran adalah pasar sayur terbesar di Surabaya. Pasar menjadi semacam apartemen bagi para pedagang. Bagaimana tidak, mereka hampir menghabiskan setiap harinya untuk berada di pasar. Sang juragan selalu setia menjaga gerainya.

Saya tak menyangka bisa menemukan sayuran ala Eropa dan seperti brokoli atau paprika di pasar tradisional ini. Karena saya tidak pernah menemukan makanan lokal dengan menggunakan dua bahan ini.

Menurut seorang kawan, Muhammad Fathony, ada fakta bahwa para pedagang memasang harga tinggi ketika sayuran baru datang. Masih fresh. Sayuran segar kualitas nomor wahid seperti ini menjadi incaran katering kelas atas dan hotel berbintang sekelas JW Marriot, Shangrilla, dan Sheraton. Hal ini yang membuat para penjual berani memasang harga yang lebih mahal dari biasanya.

Saya membuat kolase ini atas inspirasi dari seorang arsitek senior, Achmad Tardiyana, yang membuat hal serupa saat mengunjungi pasar tradisional di Barcelona. Rasanya, saya juga bisa membuat lukisan organik warna-warni seperti itu dari Pasar Keputran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: