Al-Mubarok

Masjid Keputran - Rendy Hendrawan Masjid Keputran from Above

Melalui Google Maps, Kampung Keputran adalah sekumpulan bangunan dengan pola berbentuk grid atau jaring kotak-kotak yang tertata. Tetapi akan kita temui satu bangunan yang orientasinya berbeda, membujur miring tidak mengikuti pola dan arah bangunan lain. Orientasinya mengacu ke sudut barat-laut, yakni arah kiblat. Itulah Masjid Al-Mubarok di Keputran gang 6.

Masjid dengan menara setinggi kurang lebih 30 meter ini dibangun pada tahun 1943 dan kemudian direnovasi pada awal tahun 2000. Bangunan ini masih menggunakan struktur atap kayu seperti masjid ampel, dan di dalamnya terdapat makam salah satu tokoh agama Kampung Keputran, yaitu K.H. Arjo Ustman.

Konon masjid yang menjadi masjid utama warga Keputran dan sekitarnya (Kampung Keputran, Keputran Kejambon, Keputran Pasar Kecil,hingga Rusun Urip Sumoharjo) ini sudah berpindah tempat sebanyak empat kali sejak pertama kali dibangun. Sempat berlokasi di pinggir jalan Urip Sumoharjo, lalu dipindah ke kampung terbesar, hingga akhirnya ditempatkan di Keputran gang 6 karena dinilai banyak tokoh agama yang tinggal di gang itu seperti K.H. Arjo Utsman dan K.H. Usman Romli.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: