Kendi

TiR 2013 (3)

Masih ada kebaikan-kebaikan kecil (act of kindness) yang dijaga di Kampung Surabaya. Salah satu buktinya adalah kendi yang terdapat di depan rumah-rumah penduduk ini. Persembahan bagi siapa saja pejalan atau musafir yang sedang melintas dan sedang haus. Silahkan, silahkan minum airnya. Rasanya pun segar karena umum diketahui bahwa kendi merupakan refrigator tradisional yang mampu membuat air menjadi lebih dingin. Anitha Silvia, penggagas komunitas pejalan kaki Manic Street Walker pertama kali melihat kendi free flow seperti ini di Kampung Kapasan Dalam. Ia terperangah karena tidak pernah menemui hal seperti ini di Jakarta, tempat lahirnya.

Foto kendi ini diambil di belakang Ranch Market, Kampung Kaliasin, tempat asal supergroup metal qasidah: AKA Band.

Advertisements

One response to “Kendi”

  1. MasCojack says :

    wes suwe banget ora ngombe seko kendi.
    kendi ndek omah yo wes pecah suwe banget.
    nganti saiki durung oleh gantine… 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: