Pegupon Study

Pegupon "Sume" di Stren Kali Jagir, Wonokromo

Sebagaimana diketahui bahwa program Traveler In Residence ini bersifat multirespon. Jadi siapapun yang ingin menggambar tentang Surabaya, silahkan di-submit untuk kami tampilkan dalam blog ini. Saya juga ingin turut andil. Sebagai seorang mahasiswa Desain Produk semester akhir (yang belum juga berakhir), Saya mencoba memanaskan suasana dengan turut menyumbang sketsa. Meskipun seganteng Primus Yustisio, namun kualitas sketsa saya berkualitas “ala kadar” saja. Tapi biarlah, yang penting semangatnya bukan?

Menurut Profesor Josef Prijotomo, guru besar Arsitektur ITS, pegupon (rumah burung dara yang terbuat dari kayu dan triplek) adalah bentuk arsitektur asli Surabaya. Entah benar atau tidak. Tapi memang fenomena pegupon ini memang masif dan bisa ditemui di mana pun di Surabaya.

Entah bagaimana awalnya desain pegupon sampai di Ujung Galuh (nama Surabaya pada zaman Majapahit). Bentuknya hampir seragam; terletak di atas wuwungan rumah atau di muka halaman, berbentuk seperti miniatur rumah dengan atau tanpa tingkat, dan biasanya berwarna ngejreng.

Saat berjalan-jalan di sepenjang stren Kali Jagir, saya banyak menemukan pegupon yang unik. Ada yang berwarna pink atau kuning menyala. Ada yang ditempeli stiker berbagai rupa. Ada pula yang berwarna biru dengan tulisan logo band Anthrax.

Satu yang menarik perhatian saya, yaitu sebuah pegupon bertuliskan SUME yang menjorok di bibir sungai. Saya nggak tahu apa arti ‘sume’, tapi kata Tinta, artinya adalah,”Tersenyum tapi nggak senyum…” Apakah Anda bisa memvisualisasikannya? Sume adalah pegupon bertipe mewah karena bertingkat dua. Saya mengira ada sekitar delapan ekor burung dara yang bisa tinggal dan menjalin kasih di dalamnya. Saya senang melihat beberapa burung dara bersliweran keluar masuk sume.

Berkat sume, saya jadi ingin mendokumentasikan berbagai bentuk pegupon di Surabaya yang tidak jarang berbentuk unik!

Ayos Purwoaji

Advertisements

2 responses to “Pegupon Study”

  1. graphicidentityblog says :

    Maksudnya ‘sumeh’ kali ya?

    Masa sih Pak Josef bilang gitu? 😛 ~ kebetulan saya dulu mahasiswanya.

    Semoga masih akan ada posting sketsa Pegupon unik lainnya 😉 Selamat berkarya!

  2. graphicidentityblog says :

    Maksudnya ‘sumeh’ kali ya? 😀

    Masa sih Pak Josef bilang gitu? 😛 ~ kebetulan saya dulu mahasiswanya.

    Semoga masih akan ada posting Pegupon unik lainnya! 😉 Terus berkarya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: